Ria Story's

Kekasih Idaman : #KampusFiksi10DaysWritingChallenge

07.47


1. Jelaskan bagaimana tipe kekasih yang kamu dambakan?





 Kekasih - ini beneran grammarly ngoreksinya Kakashi (ketahuan banget penggemar Naruto). Kalo kekasih yang dimaksud di sini adalah bukan pacar, I mean someone who bring you into his life, ke hubungan yang serius... (bilang suami aja susah amat) tunggu, kenapa jadi keliatan tua banget, ya? forget it. Maka tipenya adalah...
(berharap nggak sih si do'i baca?)

1. Take Initiative

For sure, ini harus ditaruh di nomer pertama, kalo nggak mau ambil inisiatif buat membuka obrolan lah gimana bisa komunikasi? Apalagi kalo misal lama nggak ketemu, atau apa gitu. For introvert like me, aku bener-bener mendambakan tipe kekasih yang selalu ambil inisiatif bicara. Tell m everything, siap kok jadi pendengar yang baik - because that really I am. Tapi kalo udah kenal dan merasa nggak ada lagi awkward moment baru deh aku bisa ngobrol panjang lebar sampai suara serak.

2. Berwawasan

Lebih tepatnya banyak omong - tapi bukan omdo, pliss - ada yang bilang, perdebatang - pertengkaran membawamu ke hubungan yang lebih erat (kalo nggak jadi hancur - I think) ya, pengen sih punya seseorang yang bisa diajakin debat tentang sesuatu, asal bukan berdebat tentang kejelasan hubungan kita, eh? Dari dua inti di atas bisa dibilang aku membutuhkan seorang ekstrovert. Banyak kegiatan, aktif, terbuka dengan keadaan, suka tantangan etc. But, yeah kadang I need to break some my rules. Atau diskusi seru tentang buku yang pernah dibaca juga oke. Pokonya seseorang yang membuatku menuju ridhoNya. *eaa 

3. Humoris but also Responsible

Siapa sih yang nggak suka orang humoris?

4. Jujur

Aku :Kamu kentut ya?
Dia : *nyengir lebar

Kenapa harus jujur? Waktu nulis ini aku cuma kepikiran kalo misalnya dia nggak kuat menghadapi masalah dia bisa jujur sama dirinya sendiri dan mulai bercerita. Aku pikir, bahwa cowok kebanyakan mungkin suka nutupin kesedihannya, ya nggak sih? Dan saat itu terjadi, lend you my shoulder. 


Thats enough. Hanya itu, ya ngapain banyak-banyak kalo emang jodoh kan enggak ke mana, so, fokuskan saja memperbaiki kualitas diri - kerena "Lelaki yang baik untuk wanita yang baik, dan wanita yang baik untuk lelaki yang baik," I believe that, kalo kita belum bertemu, wait for me!

Fiksi

Let Me Fade

08.31

A Poem From Coppelia by Novellina A.


(Edit by rl)

Let Me Fade



Let me fade
Like leaves melted to the soil
Leave nothing instead of cold and strange fall

Biarkan aku memudar
Seperti daun-daun yang melebur di atas tanah
Tidak meninggalkan apa-apa selain dingin dan deraian asing

Like a south wind
Blows in both ears
Whispering winter come too early
And soon cold will come
Leaving nothing instead of a name

Seperti angin selatan
Berhembus dalam telinga
Berbisik, musim dingin segera tiba
Dan dingin akan segera datang
Tidak meninggalkan apa-apa selain sebuah nama
Then come a dancer with her blimey eyes
Like a cracking mirror between my sight
Here comes my nightmare
Seeing me in there
A soul behind a body
Too much beauty
Yet too much pain

Kemudian datang penari dengan mata terkejut
Seperti pecahan cermin di antara pandanganku
Telah datang mimpi burukku
Melihatku di dalam sana
Jiwa di balik tubuh
Terlalu cantik
Namun terlalu menderita

There is nothing and allowed about wish
Wish for those whom do nothing
Wish for those whom in despair
Wish for those whom in believe in miracle

Tidak ada apapun dan diperbolehkan tentang harapan
Harapan untuk mereka yang tidak melakukan apa-apa
Harapan untuk mereka yang putus asa
Harapan untuk mereka yang percaya pada keajaiban

Because winter come too soon
And the time ticking like a tinkling spoon
And wish for those whom in despair
And act for those whom want to repair

Karena musim dingin datang terlalu cepat
Dan waktu berdetak seperti dentingan sendok
Dan harapan untuk mereka yang putus asa
Dan tindakan untuk mereka yang ingin memperbaiki




---


Sekata Dua kata

After all this time, aku menemukan novel yang memicu 'vibes' nyastra. Good job, for author! Ketika kamu menulis dan perasaan karaktermu tersampaikan ke pembaca itu berarti kamu berhasil. Yeah, too much beauty, yet too much pain. Mungkin aku malah merusak keindahan puisi ini dengan menerjemahkannya (yah, kadang hal itu terjadi) - sorekara, gomennasai. Novel yang greget sampai nggak tahan buat nggak nulis review singkat ini. (Apalagi penulisnya AREMA aka Arek Malang! suka JK Rowling lagi - too much similiarity yet too much distance.). Sebenernya ini mau ngepost puisinya apa review novel sih? Gaya menulisnya dengan memainkan alur maju-mundur membuat Coppelia jadi nggak membosankan. Sebenernya aku udah tahu novel ini sejak lama, waktu ngadain giveaway di goodreads, nggak nyangka Si Jak punya banyak koleksi. WORTH IT, lah pokoknya. 

Flickr Images